Harapan Inggris Tinggal Arsenal dan Manchester City

Lagi Ngetrend- Kesuksesan PSG menyingkirkan Chelsea, menyisikan wakil Ingris hanya Arsenal dan Manchester City. Meskipun hanya mampu menahan seri Chelsea 2-2, PSG lolos ke babak berikutnya. Mampukan City dan Arsenal mewakili Inggris melaju ke babak yang lebih bergengsi? ini berita selengkapnya.

Jakarta - Wakil-wakil Inggris terancam langsung habis di babak 16 Besar Liga Champions 2014-15. Menyusul tersingkirnya Chelsea setelah imbang dengan skor 2-2 (agregat 3-3) lewat perpanjangan waktu melawan Paris St. Germain.

Di Stamford Bridge, Kamis (12/3/2015) dinihari WIB, pertandingan berakhir dengan agregat 3-3 setelah di leg pertama kedua tim juga seri dengan skor 1-1. Akan tetapi, Chelsea harus tersingkir lantaran kalah dalam aturan gol tandang dari PSG.

Lebih pahit lagi bagi The Blues adalah PSG bermain dengan 10 orang sejak babak pertama. Bomber Les Parissiens Zlatan Ibrahimovic dikartu merah wasit setelah dianggap melakukan pelanggaran keras terhadap Oscar.

Terdepaknya Chelsea menyisakan Arsenal dan Manchester City sebagai wakil Premier League. Namun begitu, kedua tim tidak berada dalam situasi yang menguntungkan.

The Gunners secara mengejutkan kalah 1-3 di tangan AS Monaco pada leg I yang digelar Emirates. Ini artinya, pasukan Arsene Wenger itu harus bisa menang dengan selisih tiga gol saat bertandang ke markas Monaco pada pekan depan untuk lolos ke perempatfinal.

Nasib tak jauh beda dialami City yang berhadapan dengan favorit juara, Barcelona. Di leg pertama yang digelar di Etihad, The Citizens takluk dengan skor 1-2. Kekalahan itu membuat City harus menang dengan selisih minimal dua gol ketika gantinan menyambangi Barca di Camp Nou, tengah pekan depan.

Sekadar informasi satu tim Inggris lainnya, Liverpool, malah sudah tersingkir sejak babak grup dan kini berlaga di Liga Europa.

Related Posts:

PSG Singkirkan Chelsea

Lagi Ngetrend- PSG membuktikan kesolidannya. Meskipun hanya bermain dengan 10 pemain, Paris Saint-Germain mampu meyingkirkan Chelsea. Berikut berita selengkapnya.

London - Paris Saint-Germain lolos secara dramatis ke perempatfinal Liga Champions. Meski harus main dengan 10 orang dalam waktu yang lama dan dua kali tertinggal, Les Parisiens bisa mengimbangi Chelsea 2-2. Mereka pun lolos berkat aturan gol tandang.

Pada pertandingan leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Stamford Bridge, Kamis (12/3/2015) dinihari WIB, PSG kehilangan Zlatan Ibrahimovic sejak babak pertama. Ibrahimovic diusir oleh wasit Bjorn Kuipers usai melakukan pelanggaran keras.

Meski unggul jumlah pemain, Chelsea baru bisa memecahkan kebuntuan pada menit ke-81 melalui gol Gary Cahill. Tapi, tak berselang lama, PSG mencetak gol balasan lewat tandukan David Luiz.

Hingga 90 menit, skor 1-1 tak berubah. Karena agregat sama kuat 2-2 dan tak ada tim yang punya keunggulan gol tandang, laga harus berlanjut ke extra time.

Di extra time, Chelsea kembali memimpin setelah penalti Eden Hazard menggetarkan gawang PSG. Namun, PSG lagi-lagi bisa menyamakan kedudukan melalui sundulan Thiago Silva.

Setelah extra time 2x15 menit usai, skor 2-2 di Stamford Bridge tak berubah. Hal itu membuat agregat menjadi 3-3. Tapi, PSG kali ini punya keunggulan gol tandang dan berhak lolos ke babak delapan besar.

Jalannya Pertandingan

Kedua tim bermain cukup terbuka sejak kick-off dan saling melancarkan serangan. Tapi, hingga 30 menit pertama terlewati, tak ada peluang bersih yang tercipta.

Pada menit ke-31, PSG kehilangan salah satu pemain pentingnya, Ibrahimovic. Ibra diganjar kartu merah langsung oleh wasit setelah dianggap melakukan pelanggaran keras terhadap Oscar. Kartu merah Ibra ini mendapatkan protes keras dari kubu PSG.

Peluang bersih pertama pada laga ini baru lahir saat laga memasuki menit ke-41. Oscar melepaskan tembakan dari luar kotak penalti, tapi arahnya tepat ke pelukan kiper PSG, Salvatore Sirigu.

Chelsea mengajukan klaim penalti dua menit kemudian ketika Diego Costa diganjal Edinson Cavani di area terlarang. Namun, wasit tak mengabulkannya.

Hingga turun minum, belum ada gol yang tercipta. Skor masih kacamata alias 0-0.

Pada menit ke-49, Willian yang masuk sebagai pemain pengganti menjajal peruntungannya melalui tendangan bebas. Tapi, tembakannya ke tiang dekat bisa dimentahkan oleh Sirigu. Tak berselang lama, Chelsea mendapatkan peluang lagi. Namun, overhead kick Costa melebar.

PSG memperoleh peluang emas saat laga berusia 58 menit. Dalam sebuah serangan balik, Cavani langsung berhadapan dengan Thibaut Courtois. Cavani sukses memperdaya kiper Chelsea itu, tapi penyelesaiannya tak maksimal. Tembakan Cavani cuma menghantam tiang gawang dan tak berbuah gol.

Meski kalah jumlah pemain, PSG masih mampu menebar ancaman ke gawang Chelsea. Mereka punya kesempatan pada menit ke-71, tapi tembakan Javier Pastore bisa ditepis oleh Courtois.

Kebuntuan akhirnya terpecahkan pada menit ke-81. Diawali tendangan sudut Cesc Fabregas, tercipta kemelut di kotak penalti PSG. Bola liar jatuh ke kaki Cahill, yang langsung melepaskan tembakan voli yang merobek gawang PSG.

Tapi, PSG tak menyerah begitu saja. Tim tamu berhasil menyamakan kedudukan lima menit kemudian. David Luiz menanduk bola hasil sepak pojok Ezequiel Lavezzi untuk mengubah skor menjadi 1-1. Skor agregat pun sama kuat 2-2 dan tak ada tim yang punya keunggulan gol tandang.

Karena setelah 90 menit skor tak berubah lagi, pertandingan pun harus dilanjutkan ke extra time.

Chelsea mendapatkan hadiah penalti pada menit ke-95. Penyebabnya adalah handball yang dilakukan oleh Thiago Silva. Hazard maju sebagai eksekutor dan dengan dingin menaklukkan Sirigu. Chelsea pun memimpin 2-1 dan unggul 3-2 secara agregat.

Memasuki menit ke-101, David Luiz berpeluang menjebol gawang Chelsea lagi. Namun, tendangan bebasnya dari jarak jauh bisa digagalkan oleh Courtois.

Courtois kembali menyelamatkan gawang Chelsea pada menit ke-113. Dia menunjukkan refleks yang luar biasa ketika menepis bola hasil sundulan Thiago Silva. PSG pun mendapatkan sepak pojok.

Dari sepak pojok itulah PSG menyamakan kedudukan menjadi 2-2. Thiago Silva kembali memenangi duel udara dan bola hasil sundulannya kali ini tak bisa dijangkau oleh Courtois.

Skor 2-2 di Stamford Bridge membuat PSG unggul dalam aturan gol tandang. Chelsea pun gantian terjepit. Hingga laga berakhir, mereka akhirnya tak bisa bikin gol lagi dan harus merelakan tiket perempatfinal jatuh ke tangan PSG.

Susunan Pemain
Chelsea: Courtois; Ivanovic, Cahill, Terry, Azpilicueta; Ramires (Drogba 91'), Matic (Zouma 84'); Oscar (Willian 46'), Fabregas, Hazard; Diego Costa

PSG: Sirigu; Marquinhos, David Luiz, Thiago Silva, Maxwell; Thiago Motta, Matuidi (Rabiot 82'), Verratti (Lavezzi 81'); Pastore, Cavani, Ibrahimovic
(mfi/krs)
 

Related Posts:

Ahmad Dhani dicalonkan menjadi Walikota Surabaya

Lagi Ngetrend - Ahmad Dani dicalonkan menjadi Walikota Surabaya?  Inilah berita hangat kali ini. Memang dalam Pilpres kemarin Ahmad Dhani dengan totalitas penuh mendukung Pasangan Prabowo Hatta. Barangkali inilah yang menjadikan alasan ide mencalonkan Pentolan DEWA 19 tadi menjadi Walikota Surabaya. Inilah kabar selengkapnya.

TEMPO.CO , Surabaya: Ketua Tim Penjaringan DPC Gerindra Surabaya AH Tony mengaku sudah berkomunikasi dengan musisi Ahmad Dhani soal pencalonan Ahmad Dhani sebagai wali kota Surabaya. Menurut Tony, Ahmad Dhani menghormati kelompok masyarakat yang mencalonkannya sebagai wali kota Surabaya.

Menurut Tony, Ahmad Dhani tidak berambisi secara personal untuk menjadi wali kota Surabaya. Ahmad Dhani masih akan melihat perkembangan di masyarakat. "LIhat perkembangannya gimana, melihat partai juga keseriusannya seperti apa," ujar Tony menirukan Dhani, Selasa, 10 Maret 2015.

Tony berkomunikasi dengan Ahmad Dhani pada Senin, 9 Maret 2015. Dalam pembicaraan sekitar 30 menit itu, Tony memberitahukan kepada Dhani terkait namanya yang diusulkan untuk meramaikan bursa Pemilihan Wali Kota Surabaya 2015.

Sebelumnya, Ketua DPC Partai Gerindra Surabaya BF Sutadi membenarkan ada usulan untuk memasukkan nama Ahmad Dhani dalam penjaringan bakal calon Wali Kota Surabaya. "Generasi muda (Gerindra) memang mengusulkan Ahmad Dhani," kata Sutadi kepada Tempo, Jumat, 6 Maret 2015.

Ahmad Dhani, kata Sutadi, layak dipertimbangkan lantaran dia berasal dari Surabaya. Selain itu, Dhani dinilai cerdas dan mampu sehingga berhak diberi kesempatan untuk ikut dalam penjaringan internal Gerindra.

Pada Pemilu Presiden lalu, Ahmad Dhani aktif berkampanye untuk Prabowo Subianto, calon presiden yang diusung Gerindra.

Dalam Pemilu lalu, Gerindra hanya mendapatkan 10 persen suara di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Surabaya. Karena itu, Gerindra harus berkoalisi dengan partai lain untuk bisa mengusung calon wali kota.

Sutadi mengaku sudah berkomunikasi dengan partai-partai calon koalisi. Bahkan partai-partai di luar Koalisi Merah Putih juga sudah menyatakan niatnya untuk berkoalisi. "Tapi kami belum bisa memutuskan, masih nunggu KPU," kata Sutadi.

AGITA SUKMA LISTYANTI

Sumber berita: Tempo.co

Related Posts:

El Real Kalah 3-4 dari Schalke


Lagi Ngetrend mewartakan kekalahan El real dari Schalke. VIVA.co.id - Real Madrid kalah 3-4 dari Schalke pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Santiago Bernabeu. Bersyukur mereka masih tetap lolos, karena pada pertemuan pertama di Veltins Arena berhasil menang 2-0.

Meskipun tetap melaju, pelatih Carlo Ancelotti tentu saja kecewa dengan hasil yang diraih anak-anak asuhnya. Bahkan saking geramnya, pria asal Italia tersebut menyatakan kalau Los Blancos tidak akan melangkah jauh di turnamen ini.

"Kami tidak akan melangkah jauh di Liga Champions, jika tetap bermain seperti malam ini. Tak banyak yang bisa dikatakan. Pertandingan ini benar-benar di luar ekspektasi," kata Ancelotti dikutip Football Espana.

Atas sikap fans yang mencela timnya sendiri usai duel, Ancelotti mengaku paham. Dia sadar akan kekecewaan Madridista atas hasil serta permainan yang diperlihatkan tim.

"Bagi saya, respons fans seperti itu normal. Kami layak dicela karena memang bermain buruk. Madrid memiliki kekurangan dalam banyak aspek," tuturnya.

Bagaimana pun, Don Carletto mengaku sama sekali tak menyangsikan pasukannya bisa bangkit dari keterpurukan ini. "Saya tetap percaya dengan tim ini. Mereka masih bisa memenangkan banyak hal," kata Ancelotti. (art)

Related Posts:

Jual Rumah dan Nikahi Pemiliknya

Lagi Ngetrend kali mewartakan berita heboh tentang iklan Jual Rumah dan Nikahi Pemiliknya. Ini bukan bohong-bohongan loh. Sang pemilik rumah memang menginginkan dapat jodoh dari orang yang membeli rumahnya. Ibu Wina memang berniat menjual rumahnya tetai sekaligus bersedia menjadi istri dari pembeli rumahnya. Wina mempunyai alasan salah satunya adalah begitu berharganya rumah tadi bagi dirinya, tetapi di sisi lain menginginkan cepat mendapat pendamping.
Rumah yang rencananya dijual tadi ditawarkan seberar Rp.999.000.000 pas, tidak boleh nawar. Terletak di di Randu Gunting Tamanmartani, Kalasan, Sleman, Yogyakarta, dibangun pada tahun 2013. Rumah dengan luas 523 meter persegi yang ditawarkan dengan angka semilar kurang seribu tadi, kalau dihitung-hitung termasuk murah. Sayangnya pembeli yang mau dengan harga sebesar tadi dan mau juga dengan pemiliknya, masih harus diseleksi oleh Ibu Wina.

Sebenarnya, kalau dipikir-pikir pembeli maupun penjual akan sama-sama untung. Si pembeli dapat rumah dan sekaligus dapat pemilik rumah yang selain cantik juga kaya, sementara bagi Mbak Wina selain dapat jodoh juga masih menempati rumah sendiri dan mempunyai uang hasil jualan rumah. Ayo siapa yang berminat, dapat datang ke tempat Ibu Wina di Randu Gunting, Tamanmartani, Kalasan, Sleman, Yogyakarta.


Related Posts: